
BPR Majatama Perseroda menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Sabtu (15/10/2022).
FGD tersebut melibatkan Bupati Mojokerto dan Kepala OPD se Kabupaten Mojokerto untuk membahas Rencana Bisnis Bank Majatama Tahun 2023 bertempat di Hotel Melia Purosani Yogyakarta.
Dalam FGD tersebut Direktur Utama BANK MAJATAMA Tri Hardianto, SE., SH., MH. Menyampaikan Susunan Rencana Bisnis Bank Majatama Tahun 2023, ada 9 poin RBB yakni Penyertaan Modal Disetor, Pengelolaan Penghasilan ASN dan PPPK, Pengelolaan Tunjangan Sertifikasi Guru, Pengelolaan TPP, Pemberian KURDA untuk melawan rentenir, Inbreng dan pembangunan infrastruktur Gedung, Pengelolaan rekening kas desa, pengelolaan retribusi pasar dan wisata, Pengelolaan aktifitas bantuan keuangan terkain GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai). Dalam Forum tersebut Direktur Utama BANK MAJATAMA menegaskan “Terkait Rencana Bisnis Bank (RBB), ada hal-hal yang akan dianggarkan untuk penguat bisnis di Tahun 2023 minimal ada penguatan-penguatan program yang 2023 dapat direalisasikan. Bank Majatama berpacu untuk berkembang, dan menjadi bank kebanggaan Kabupaten Mojokerto.
Selanjutnya paparan materi ditanggapi langsung oleh Bupati Kabupaten Mojokerto dr. Ikfina Fahmawati, M.Si. “Bank Majatama adalah BUMD yang supportnya ke PAD, sehingga bagaimana caranya kita membantu bersama-sama agar bisa semakin maju.
Jika kita upayakan terus-menerus maka Bank Majatama bisa menjadi penyumbang PAD yang dapat diperhitungkan. Akan tetapi harus ada campur tangan bersama untuk membantu perputaran keuangan tersebut sehingga menambah PAD.”. Bupati Mojokerto ingin ada bentuk tindakan dari Kepala OPD untuk Bersama-sama memajukan Bank Majatama.